Kebakaran Pasar Kaki Lima Cikarang, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah

Jingga News, Bekasi, 04 November 2025 — Fajar belum sepenuhnya merekah ketika api menyala dari sisi samping Pasar Cikarang.

Sekitar pukul lima pagi, kobaran itu menjilat langit yang masih kelabu. Asap pekat menari di antara teriakan warga yang panik, mencoba melawan bara dengan ember dan air seadanya.

Namun, apa daya—lapak-lapak itu rapuh, berdinding tripleks dan beratap seng, seolah menyerahkan diri pada amarah api. Dalam hitungan menit, deretan kios kaki lima pun berubah jadi bara yang berkobar.

IMG 20251104 WA0028 IMG 20251104 WA00281 1 IMG 20251104 WA0029

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Kabupaten Bekasi datang bergegas, membawa selang dan harapan.

Setelah hampir dua jam berjibaku, api akhirnya takluk, menyisakan abu, air, dan tatapan kosong para pedagang yang kehilangan segalanya.

Tadi sekitar jam lima pagi sudah terlihat api dari samping, terus cepat banget merembet,” tutur Sardi, warga yang sejak awal melihat percikan pertama.

Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Barang dagangan, perlengkapan usaha, dan kenangan satu per satu hangus dimakan waktu.

Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari kios di sisi samping pasar.

Petugas mengimbau seluruh pedagang untuk waspada — sebab di antara kabel dan kios yang rapat, percikan kecil bisa menyalakan duka besar.

Dan ketika api padam, pagi di Cikarang terasa lebih sunyi dari biasanya.

Di antara abu dan sisa arang, tersisa aroma perjuangan para pedagang yang menolak menyerah pada nasib.

Mereka menatap reruntuhan dengan mata yang masih menyimpan bara kecil — bukan lagi dari api kebakaran, melainkan dari harapan.

Sebab pasar bukan sekadar tempat berdagang; ia adalah denyut kehidupan, tempat cinta pada kerja keras menyalakan kembali masa depan yang sempat hangus.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *