Pernikahan Lia & Kyvan di Cikarang Selatan Berlangsung Meriah, Penampilan Gisella Anastasia Hangatkan Suasana
Jingga News, Di sebuah siang yang hangat di Cikarang Selatan, dua hati memilih untuk menyatu dalam janji suci. Hari itu bukan sekadar tentang dekorasi, musik, atau tamu yang hadir—melainkan tentang bagaimana cinta Lia dan Kyvan menemukan ruangnya untuk dirayakan bersama keluarga, tetangga, dan sahabat. Dalam gedung serbaguna yang menjelma menjadi panggung kebahagiaan, kisah keduanya mengalir seperti doa panjang: dipenuhi tawa, harapan, dan keberanian untuk melangkah bersama.
Akad Nikah: Janji Suci Lia & Kyvan dilaksanakan pada pagi hari di Cikarang Selatan — Sabtu, 15 November 2025, pukul 09.00 WIB di Gedung Serbaguna Jalan Raya Setu—sekitar 50 meter dari pertigaan Wahana—akad nikah digelar dalam suasana khidmat.
Khusnul Amalia (Lia), putri dari Bapak Edi Widodo dan Ibu Novianti, resmi dipersunting oleh Kyvan Hutama (Kyoan), putra dari Bapak Andhika Wardana dan Ibu Lucky Pangestuti.
Saat ijab kabul terucap, ruangan seakan menahan napas. Beberapa tamu menunduk haru, menyadari bahwa dua kehidupan kini telah dipertemukan dalam satu ikrar besar yang akan dikenang sepanjang masa.
Resepsi: Ruang Bahagia dari Jam 11.00 hingga 16.00 WIB
Usai akad nikah, resepsi dimulai pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Dekorasi lembut dengan bunga segar, kain elegan, dan cahaya hangat membuat ruangan terasa seperti pelukan besar bagi keluarga dan sahabat yang hadir.
Tamu bergantian datang, membawa ucapan hangat, doa baik, dan senyuman tulus untuk Lia dan Kyvan. Setiap langkah, setiap tatapan, seolah menjadi bagian dari puisi cinta yang sedang ditulis bersama.
Gisella Anastasia Hadir, Suasana Resepsi Makin Meriah
Kemeriahan mencapai puncaknya saat Gisella Anastasia tampil menghibur para tamu. Suaranya yang jernih dan energi panggungnya membuat ruangan berubah menjadi pesta kebahagiaan yang hidup.
Ibu-ibu dan remaja putri tak ragu mengekspresikan antusiasme mereka, sementara para bapak tak kalah bersemangat mengabadikan momen penuh warna itu.
Musik, Senyum, dan Tawa yang Menyatukan Banyak Hati
Musik yang mengalun bukan sekadar latar, melainkan jembatan kecil yang menyatukan semua generasi.
Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam tawa, sorak, dan tepuk tangan bersahutan.
Dalam momen itu, kebahagiaan terasa sederhana—namun begitu dalam dan abadi.
Sesi Foto Bersama: Antrean Penuh Sukacita
Menjelang akhir acara, sesi foto bersama Gisel dan pengantin menjadi momen paling dinanti.
Antrean panjang tak memadamkan semangat tamu. Semua tampak tersenyum, bercanda, dan menikmati giliran mereka dengan penuh rasa syukur.
Para bapak yang tadinya hanya menonton akhirnya ikut berpose, menambah warna dalam potret kebersamaan yang hangat.
Pesan:
Pernikahan adalah Keberanian Menghadapi Hari
Di balik gemerlap pesta, pernikahan selalu membawa pesan halus:
cinta bukan hanya tentang merayakan hari ini, tetapi tentang kesediaan memperjuangkan hari esok.
Ia menuntut keberanian untuk memahami, kesabaran untuk tetap bertahan, dan ketulusan untuk saling menggenggam ketika dunia tidak ramah.
Pernikahan Lia dan Kyvan mengingatkan kita bahwa rumah tangga bukanlah tempat tanpa badai—melainkan tempat di mana dua jiwa berjanji untuk tetap saling melindungi saat badai datang.
Hari yang Akan Dikenang Panjang
Pernikahan ini bukan hanya pesta keluarga, tetapi pertemuan hangat yang menyatukan cinta dari banyak arah.
Sebuah hari yang akan dikenang lama, seindah suara Gisel yang mengalun, setulus senyum para tamu, dan seteduh doa yang dipanjatkan untuk langkah baru Lia dan Kyoan.



