Gibran Jenguk Korban Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa SD di RSUD Cilincing

Jingganews.com, JAKARTA – Suasana RSUD Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025), mendadak dipenuhi aktivitas tak biasa. Sekitar pukul 16.18 WIB, iring-iringan kendaraan dinas memasuki halaman rumah sakit. Dari salah satu mobil, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turun dan langsung menuju Instalasi Gawat Darurat untuk menjenguk para siswa SDN Kalibaru 01 Pagi yang menjadi korban insiden mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak pagar sekolah hingga melukai sejumlah pelajar.

Pantauan Jingganews.com, Gibran hadir dengan ekspresi serius dan tanpa banyak memberikan pernyataan kepada awak media. Ia langsung memasuki ruang perawatan didampingi jajaran pejabat terkait dan disambut Direktur RSUD Cilincing serta tim medis yang sejak awal menangani para korban.

Sebelum tiba di Cilincing, Gibran juga sempat mengunjungi RSUD Koja, tempat beberapa korban lain menjalani perawatan intensif. Kedua rumah sakit tersebut dipilih karena memiliki layanan emergensi dan fasilitas trauma yang dibutuhkan untuk menangani cedera siswa.

Di ruang perawatan, Gibran terlihat berbincang dengan orang tua para pelajar. Beberapa kali ia tampak memberikan gestur dukungan, seperti menepuk bahu keluarga korban dan tenaga medis. Suasana haru tak terhindarkan ketika Wapres memastikan seluruh biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Dalam keterangan tertulis, Gibran menyampaikan permintaan maaf resmi atas insiden yang melibatkan mobil operasional program MBG tersebut.

“Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menyayangkan kejadian ini. Kejadian ini tidak boleh terulang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh korban harus mendapatkan perawatan maksimal hingga dinyatakan pulih total. Selain penanganan medis, ia menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi siswa, guru, dan saksi mata.

“Saya telah meminta pendampingan dan trauma healing bagi para siswa dan guru SDN Kalibaru 01. Anak-anak harus segera pulih, baik secara fisik maupun mental,” tegasnya.

Selain itu, Gibran meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional armada MBG, mulai dari kelayakan kendaraan, pelatihan sopir, SOP pengantaran, hingga sistem pengawasan di lapangan.

“Saya juga telah meminta agar segera dilakukan pengusutan tuntas, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tambahnya.

Kronologi Singkat Insiden

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa mobil pengantar menu MBG diduga mengalami kendala teknis atau kesalahan manusia hingga menabrak pagar sekolah dan meluncur ke area lapangan tempat siswa sedang beraktivitas. Sejumlah siswa mengalami luka ringan hingga sedang, sementara beberapa lainnya dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan terkait cedera dalam.

Hingga Kamis malam, tim medis RSUD Cilincing dan RSUD Koja masih memantau kondisi korban yang dirawat. Pemprov DKI Jakarta turut mengerahkan tim psikolog, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, serta bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan investigasi menyeluruh.

Kunjungan Wapres Gibran diharapkan mampu memberikan dorongan moral bagi keluarga korban sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam setiap situasi darurat yang menyangkut keselamatan pelajar. Insiden ini juga memicu kembali diskusi publik mengenai pentingnya standar keamanan dalam implementasi program pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan anak-anak.

Pemerintah menegaskan komitmen untuk melakukan evaluasi cepat dan menyeluruh agar tragedi serupa tidak kembali terjadi. Para orang tua pun berharap anak-anak mereka segera pulih dan dapat kembali belajar tanpa rasa takut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *