Pria Tak Sadarkan Diri Usai Dibegal di Cimanggis Depok, Motor Korban Raib
Jingga News, Depok — Seorang pria bernama Abdul Nasim (43) menjadi korban pembegalan di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis (8/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam peristiwa korban pembegalan Depok tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala hingga tak sadarkan diri dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, sementara sepeda motor miliknya dibawa kabur pelaku.
Kasus begal motor Depok ini kini tengah diselidiki oleh Polsek Cimanggis bersama Polres Metro Depok di bawah jajaran Polda Metro Jaya.
Seorang pria bernama Abdul Nasim (43) menjadi korban pembegalan di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis (8/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam peristiwa korban pembegalan Depok tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala hingga tak sadarkan diri dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, sementara sepeda motor miliknya dibawa kabur pelaku. Kasus begal motor Depok ini kini tengah diselidiki oleh Polsek Cimanggis bersama Polres Metro Depok di bawah jajaran Polda Metro Jaya.
Peristiwa dugaan tindak pidana pembegalan itu terjadi di Jalan Garuda No. 2, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban diketahui bernama Abdul Nasim (43), warga Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Peristiwa pembegalan itu diduga terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Informasi awal mengenai kejadian tersebut diperoleh dari petugas parkir Rumah Sakit Bhayangkara Brimob yang melaporkan adanya korban pembegalan di wilayah Cimanggis.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam kondisi tidak sadarkan diri sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Selain mengalami luka fisik, korban juga menderita kerugian materiil berupa kehilangan satu unit sepeda motor. Diketahui pula, saat kejadian korban tidak membawa alat komunikasi atau telepon genggam.
Saat ini, kasus dugaan pembegalan tersebut tengah ditangani oleh Polsek Cimanggis bersama Polres Metro Depok di bawah jajaran Polda Metro Jaya. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku serta mengetahui secara pasti kronologi kejadian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas pada jam-jam rawan, serta segera melapor kepada aparat berwenang apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
Di balik gelapnya dini hari dan sunyi jalanan kota, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa rasa aman adalah hak setiap warga. Di saat seorang kepala keluarga harus berjuang antara sadar dan tidak, harapan masyarakat tertambat pada kerja aparat dan kepedulian bersama agar jalanan kembali menjadi ruang pulang, bukan tempat kehilangan. Semoga keadilan segera menemukan jalannya, dan korban diberi kekuatan untuk kembali bangkit menatap hari esok.

