Lebih dari 300 Orang Manfaatkan Pengobatan Gratis Klinik Yakri Babelan

Jingga News, Babelan — Antusiasme warga terdampak banjir terlihat sangat tinggi dalam kegiatan pengobatan gratis yang digelar oleh Klinik Yakri Babelan di bawah pimpinan H. Zainuddin. Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan di Masjid Jami Nurul Qomar, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sebagai upaya membantu pemulihan kesehatan warga pascabanjir.

Sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB, warga mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Mereka datang secara bergelombang, baik berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan sederhana, untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis. Hingga siang hari, arus kedatangan warga tidak menunjukkan tanda-tanda menurun, mencerminkan tingginya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Berdasarkan data pendaftaran di lapangan, hingga pukul 10.00 WIB jumlah warga yang telah terdaftar tercatat hampir mencapai 100 orang. Setelah itu, jumlah pendaftar terus bertambah secara signifikan hingga sore hari. Tim medis dan relawan terus bekerja untuk memastikan seluruh warga yang datang dapat terlayani dengan baik.

Mayoritas warga yang memanfaatkan layanan pengobatan gratis ini berasal dari RW 02 yang dipimpin oleh Ketua RW Surnata. Secara khusus, warga dari RT 03 di bawah kepemimpinan Ketua RT Nurdin serta RT 04 yang dipimpin oleh Ketua RT Nawi—yang akrab dikenal warga dengan panggilan Bapak Komeng—menjadi kelompok terbanyak yang hadir untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Berdasarkan pendataan akhir, jumlah warga yang memanfaatkan layanan pengobatan gratis ini tercatat lebih dari 300 orang. Angka tersebut setara dengan sekitar 80 persen dari total jumlah warga di kedua RT tersebut. Data ini menunjukkan besarnya dampak banjir terhadap kesehatan warga sekaligus tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Klinik Yakri Babelan.

Dalam kegiatan ini, tim medis Klinik Yakri Babelan yang terdiri dari dokter dan perawat berpengalaman bekerja secara sigap dan terkoordinasi. Seluruh pelayanan medis berada di bawah koordinasi langsung H. Zainuddin, yang turut memantau jalannya kegiatan sejak pagi hingga sore hari. Tim medis fokus memastikan setiap pasien mendapatkan pemeriksaan yang layak meskipun jumlah warga yang datang cukup besar.

Selain tenaga medis, kegiatan ini juga didukung oleh para relawan yang membantu proses pendaftaran, pengaturan antrean, hingga pendampingan warga lanjut usia. Kolaborasi antara tenaga medis dan relawan membuat proses pelayanan berjalan tertib, cepat, dan tetap humanis.

H. Zainuddin mengatakan bahwa tingginya jumlah warga yang datang menjadi gambaran nyata bahwa layanan kesehatan pascabanjir masih sangat dibutuhkan. Menurutnya, banjir tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik pada permukiman warga, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

Alhamdulillah, warga sangat antusias. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan layanan kesehatan pascabanjir memang besar. Kami dari Klinik Yakri Babelan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh warga yang datang bisa terlayani dengan baik dan mendapatkan penanganan sejak dini,” ujar H. Zainuddin.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, keluhan kesehatan warga yang datang cukup beragam. Namun, sebagian besar masih berkaitan dengan penyakit pascabanjir, seperti batuk dan pilek, gatal-gatal serta iritasi kulit, dan gangguan kesehatan ringan lainnya akibat paparan air banjir serta kondisi lingkungan yang lembap. Beberapa warga juga mengeluhkan nyeri badan, kelelahan, dan pusing.

Tim medis Klinik Yakri Babelan memberikan pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pengecekan tekanan darah, serta pemberian obat-obatan sesuai dengan keluhan dan kebutuhan masing-masing pasien. Selain pengobatan, warga juga diberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, sanitasi lingkungan, serta penggunaan air bersih untuk mencegah penyakit berulang.

Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pengobatan gratis ini. Menurut mereka, pascabanjir banyak warga yang lebih fokus membersihkan rumah dan lingkungan, sehingga sering kali mengabaikan kondisi kesehatan karena keterbatasan biaya maupun waktu.

Ketua RW 02, Surnata, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Klinik Yakri Babelan serta H. Zainuddin atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. Ia menilai kegiatan ini sangat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayahnya.

Warga kami sangat terbantu. Jumlah yang datang sangat banyak dan pelayanan berjalan tertib. Kami mengapresiasi kepedulian Klinik Yakri Babelan yang hadir langsung membantu warga pascabanjir,” ujar Surnata.

Kegiatan pengobatan gratis ini resmi berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga kegiatan ditutup, seluruh rangkaian pelayanan berjalan dengan lancar dan tertib, tanpa kendala berarti. Tim medis memastikan seluruh warga yang telah terdaftar mendapatkan pelayanan hingga selesai.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Klinik Yakri Babelan bersama H. Zainuddin kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana. Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *