DPW Partai Gerakan Rakyat Jawa Barat Resmi Serahkan SKT ke DPP, Target 30 Provinsi Rampung Pekan Ini

Jingga News, Jakarta – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Jawa Barat resmi menyerahkan dokumen Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jawa Barat kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Rakyat, Selasa (9/6/2026).

Acara penyerahan berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Sejumlah pengurus DPW, pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta kader dari berbagai daerah hadir untuk menyaksikan penyerahan dokumen yang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses administrasi dan legalitas partai tersebut.

Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Deden Rukman Rumadji, menjelaskan bahwa proses pengajuan SKT sebenarnya telah dilakukan beberapa bulan lalu. Namun karena adanya sejumlah hal yang mengharuskan dilakukan pengajuan ulang dan perbaikan dokumen, proses penyelesaiannya memakan waktu cukup panjang.

Sebenarnya pengajuan SKT Jawa Barat sudah selesai sekitar empat bulan yang lalu. Namun karena ada beberapa hal yang mengharuskan dilakukan pengajuan kembali, maka proses perbaikan dan penyempurnaan administrasi berlangsung hampir empat bulan hingga akhirnya hari ini dapat diserahkan secara resmi kepada DPP,” ujar Deden dalam sambutannya.

Deden mengaku optimistis melihat perkembangan Partai Gerakan Rakyat di Jawa Barat. Menurutnya, semangat kader dan pengurus terlihat dari tingginya partisipasi para pimpinan DPD yang hadir dalam acara tersebut.

Hampir seluruh DPD hadir hari ini. Padahal tidak ada undangan resmi yang mewajibkan mereka datang. Ini menunjukkan bahwa yang menggerakkan kita bukan sekadar undangan organisasi, tetapi semangat perjuangan dan rasa persaudaraan yang kuat di antara sesama kader Gerakan Rakyat,” katanya.

Ia menilai kekompakan tersebut menjadi modal penting bagi Partai Gerakan Rakyat untuk menghadapi berbagai agenda politik di masa depan. Dengan semangat yang terus tumbuh di berbagai daerah, Deden yakin Jawa Barat akan menjadi salah satu basis kekuatan utama partai.

Melihat kondisi hari ini, kami optimistis Partai Gerakan Rakyat siap menjinggakan Jawa Barat pada kontestasi pemilu mendatang dan siap menjadi pemenang,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung disambut dengan yel-yel khas Partai Gerakan Rakyat yang diteriakkan serentak oleh seluruh peserta yang hadir.

HURA… HURA… HURA!” teriak para kader dengan penuh semangat.

HURA sendiri merupakan singkatan dari Hanya Untuk Rakyat, yang selama ini menjadi salah satu slogan perjuangan dan identitas gerakan politik Partai Gerakan Rakyat.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan bahwa partai yang dipimpinnya memiliki karakter yang berbeda dibandingkan partai-partai politik yang selama ini berkembang di Indonesia.

Menurutnya, Partai Gerakan Rakyat lahir dari bawah melalui semangat perjuangan rakyat yang menginginkan perubahan, bukan dibentuk oleh kekuatan oligarki, keluarga politik maupun pemilik modal besar.

Partai Gerakan Rakyat bukan partai politik biasa. Partai ini tumbuh dari bawah. Lahir dari semangat rakyat yang menginginkan perubahan Indonesia menjadi lebih baik. Partai ini tidak dibangun oleh penguasa, tidak dibangun oleh oligarki pemodal kuat dan bukan pula partai keluarga,” ujar Sahrin.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses pembangunan partai dilakukan secara gotong royong oleh para anggota dan kader yang tersebar di berbagai daerah.

Yang membangun partai ini adalah semangat gotong royong para anggotanya. Karena itu kami sangat optimistis dapat menghadirkan perubahan Indonesia pada masa yang akan datang,” lanjutnya.

Sebelum prosesi penyerahan SKT berlangsung, para peserta terlebih dahulu disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menggambarkan keberagaman budaya Nusantara.

Acara diawali dengan pertunjukan Palang Pintu khas budaya Betawi yang menampilkan unsur seni, silat dan tradisi penyambutan tamu. Setelah itu dilanjutkan dengan pertunjukan pencak silat Sunda yang mendapat sambutan meriah dari para peserta.

Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah penampilan paduan suara dari DPD Majalengka. Kelompok paduan suara tersebut membawakan lagu berjudul “Lelaki Pilihan” yang dipersembahkan kepada Anies Baswedan.

Bagi kader Partai Gerakan Rakyat, Anies Baswedan dianggap sebagai tokoh inspirator lahirnya Gerakan Rakyat sekaligus figur yang diharapkan dapat menjadi calon presiden yang diusung pada Pemilu 2029 mendatang.

Dengan diserahkannya SKT Jawa Barat kepada DPP, jumlah provinsi yang telah menyelesaikan proses SKT dan menyerahkannya secara resmi kini mencapai 22 provinsi.

Ketua Tim Pendaftaran Partai Gerakan Rakyat ke Kementerian Hukum Republik Indonesia, Iwan Roberto, menyampaikan bahwa sejumlah provinsi lainnya juga telah menyelesaikan proses administrasi dan hanya tinggal menunggu penyerahan resmi kepada DPP.

Ada beberapa provinsi yang SKT-nya juga selesai hari ini dan tinggal menunggu penyerahan secara resmi. Sebagian lainnya masih menunggu penerbitan dari kantor wilayah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Iwan, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa proses konsolidasi dan legalisasi partai berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Kami berharap dalam minggu ini jumlah provinsi yang telah menyerahkan SKT kepada DPP dapat mencapai 30 provinsi dari total 38 provinsi yang ada di Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, apabila target tersebut tercapai maka seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk proses administrasi tingkat nasional dapat segera dirampungkan.

Target kami paling lambat akhir Juni 2026 seluruh berkas sudah lengkap dan dapat diserahkan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *