DPW Gerakan Rakyat Sulawesi Tenggara Gelar Rapat Koordinasi Bersama DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kolaka Timur

Jingga News, Kolaka Timur, 9 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kabupaten Kolaka Timur sebagai bagian dari langkah memperkuat kelembagaan organisasi, meningkatkan konsolidasi kepengurusan, serta menyamakan arah gerak organisasi dalam menghadapi berbagai agenda pengembangan di tingkat daerah.

Nandar melaporkan, rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW Gerakan Rakyat Sulawesi Tenggara, Andi Ahmad, serta dihadiri oleh jajaran pengurus DPW dan pengurus DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kolaka Timur.

Kehadiran para pengurus dari kedua tingkatan organisasi menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi sekaligus membangun kesamaan visi dalam menjalankan roda organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Sejak awal kegiatan, suasana rapat berlangsung penuh semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti setiap sesi pembahasan secara aktif dengan mengedepankan semangat musyawarah dan kekeluargaan.

Berbagai persoalan organisasi dibahas secara terbuka, mulai dari penguatan struktur kepengurusan, penyempurnaan administrasi organisasi, pembagian tugas dan fungsi pengurus, hingga penyusunan program kerja yang dapat dijalankan secara terukur dan berkesinambungan.

Ketua DPW Gerakan Rakyat Sulawesi Tenggara, Andi Ahmad, dalam arahannya menegaskan bahwa organisasi yang besar harus dibangun melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan yang kuat, serta koordinasi yang berkesinambungan.

Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari kemampuan setiap pengurus dalam memahami tugas, menjaga soliditas, serta melaksanakan amanah organisasi secara disiplin dan bertanggung jawab.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus untuk terus membangun komunikasi yang harmonis antara DPW, DPD, hingga kepengurusan di tingkat yang lebih bawah.

Dengan komunikasi yang baik, berbagai program organisasi dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selanjutnya, Nandar melaporkan bahwa salah satu agenda utama dalam rapat koordinasi tersebut adalah penyerahan Buku Jingga Gerakan Rakyat kepada DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kolaka Timur.

Penyerahan buku tersebut menjadi simbol komitmen DPW dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus memastikan seluruh jajaran pengurus memiliki pedoman yang sama dalam menjalankan setiap aktivitas organisasi.

Buku Jingga Gerakan Rakyat memuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pedoman administrasi organisasi, mekanisme pelaksanaan kegiatan, tata cara koordinasi antarkepengurusan, hingga berbagai ketentuan yang menjadi acuan resmi dalam penyelenggaraan organisasi.

Dengan adanya pedoman tersebut, diharapkan setiap pengurus mampu menjalankan tugasnya secara profesional, tertib administrasi, serta tetap berada dalam koridor aturan organisasi.

Andi Ahmad menegaskan bahwa Buku Jingga bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menjadi pedoman utama dalam membangun budaya organisasi yang disiplin, transparan, dan akuntabel.

Ia berharap seluruh pengurus dapat mempelajari, memahami, dan mengimplementasikan isi buku tersebut dalam setiap program maupun kegiatan yang dilaksanakan di wilayah masing-masing.

Selain membahas penguatan kelembagaan, rapat koordinasi juga menjadi forum evaluasi terhadap perkembangan organisasi di Kabupaten Kolaka Timur.

Berbagai masukan, kendala, dan usulan dari pengurus daerah menjadi bahan diskusi bersama untuk mencari solusi terbaik demi memperkuat eksistensi Gerakan Rakyat di tengah masyarakat. Pendekatan yang mengedepankan dialog tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih kuat antara kepengurusan wilayah dan daerah.

Para peserta rapat juga menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan organisasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan politik, pemberdayaan masyarakat, serta program-program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Semangat kebersamaan yang terbangun selama rapat menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi di Sulawesi Tenggara.

Menurut pantauan Nandar, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat gotong royong. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan yang disampaikan secara konstruktif.

Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi pembahasan, mulai dari pemaparan materi, dialog organisasi, hingga penyusunan langkah-langkah strategis untuk pengembangan Gerakan Rakyat ke depan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan Buku Jingga Gerakan Rakyat secara simbolis kepada pengurus DPD Kabupaten Kolaka Timur, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat soliditas organisasi.

Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara DPW dan DPD dalam membangun organisasi yang semakin tertata, profesional, serta mampu menjawab berbagai tantangan di masa mendatang.

Dalam pernyataan penutupnya, Andi Ahmad menegaskan bahwa konsolidasi tidak boleh berhenti pada rapat koordinasi semata, melainkan harus diwujudkan melalui kerja nyata, komunikasi yang berkelanjutan, serta pelaksanaan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia optimistis, dengan semangat persatuan dan kepemimpinan yang solid, Gerakan Rakyat Sulawesi Tenggara akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Konsolidasi organisasi adalah kunci membangun Gerakan Rakyat yang kuat, solid, profesional, dan mampu menjadi wadah perjuangan bagi kepentingan masyarakat. Dengan organisasi yang tertata dan kepengurusan yang terus bersinergi, kita akan semakin siap memberikan kontribusi nyata bagi rakyat dan bangsa,” ujar Andi Ahmad.

Demikian laporan Nandar, Wartawan Jingga News Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *