Kasus Trio RRT dan Ijazah Jokowi: Mikro Ekspresi, Etika Komunikasi, dan Dampak Demokrasi Digital

Dampak Kasus Ijazah terhadap Kepercayaan Publik

Bagaimana tudingan terhadap ijazah Presiden Jokowi mengguncang legitimasi simbolik dan persepsi publik terhadap institusi?

Legitimasi Simbolik yang Tergores

Meski tudingan tidak berdasar, dampaknya terhadap persepsi publik tetap signifikan.

Simbol keabsahan seperti ijazah menjadi titik lemah yang mudah digoyang oleh narasi viral.

Polarisasi dan Distrust

Kasus ini memperkuat polarisasi. Ketika publik mulai meragukan hal-hal mendasar, yang terguncang bukan hanya figur pemimpin, tetapi juga sistem yang mengesahkannya.

Efek Jangka Panjang terhadap Institusi

Hoaks yang menyentuh ranah simbolik bisa mengguncang kepercayaan terhadap sistem pendidikan, birokrasi, dan validasi dokumen negara. Ini adalah efek domino yang berbahaya.

Peran Media dan Klarifikasi

Klarifikasi dari Istana dan universitas penting, tapi kecepatan hoaks sering mengalahkan klarifikasi.

Strategi komunikasi pemerintah harus lebih proaktif.

Dalam demokrasi, legitimasi bukan hanya soal jabatan, tapi tentang keyakinan rakyat bahwa pemimpinnya berdiri di atas kebenaran.

Selanjutnya: Komunikasi Publik dan Masa Depan Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *