Bakti Sosial di TPU Katimaha: Warga Bersiap Merawat Makam Orang Tua Legenda Dangdut H. Oma Irama

Jingga News, Bekasi, (22/11/2025)Besok pagi, denyut Kampung Katimaha diperkirakan akan berubah menjadi riuh langkah warga yang membawa sapu, karung sampah, dan niat baik.

Jajaran DPC & DPRT Karang Bahagia bersama masyarakat menyiapkan aksi bakti sosial membersihkan TPU Kampung Katimaha, tempat peristirahatan orang tua dari maestro dangdut Indonesia, H. Oma Irama.

Gerakan sederhana ini disiapkan sebagai wujud kepedulian lingkungan dan penghormatan pada sejarah yang melekat di tanah kampung itu.

Kegiatan yang Menyatukan Lingkungan dan Ingatan

Aksi gotong royong ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 23 November pukul 08.00 WIB. Para peserta — mulai dari anggota DPC/DPRT hingga warga Kampung Katimaha — telah menyiapkan diri untuk berjalan bersama menuju area pemakaman.

Ini tentang merawat jejak para pendahulu kita, termasuk keluarga dari tokoh besar bangsa. Lingkungan yang bersih adalah bentuk penghormatan kita kepada mereka,”

Muhammad Subur, Ketua DPC Karang Bahagia

Rencana Aksi

  • Pengumpulan dan pembersihan daun kering serta sampah organik.
  • Pemotongan rumput liar di jalur peziarah dan area makam.
  • Penataan ulang jalur setapak agar aman bagi peziarah.
  • Penyediaan karung sampah, sapu, sekop, dan sarung tangan (sebagian disediakan panitia).

Detail Teknis & Titik Kumpul

Titik Kumpul: Kantor DPC Karang Bahagia — Perumahan Ratna Megah No. 1 karang Anyar

Lokasi Aksi: TPU Kampung Katimaha, Desa Karang Anyar

Waktu: Minggu, 23 November — Registrasi & Briefing 07.45 WIB, Mulai 08.00 WIB

Suasana Pra-Hari H

Meski kegiatan belum dimulai, antusiasme sudah terasa. Pemuda menyiapkan alat, ibu-ibu menyiapkan konsumsi sederhana, dan tokoh kampung mengajak supaya partisipasi meluas.

Selain aspek kebersihan, aksi ini memancing rasa hormat karena lokasi pembersihan merupakan tempat peristirahatan orang tua H. Oma Iramasebuah hubungan personal yang menambah dimensi penghormatan dalam kegiatan.

Gotong Royong sebagai Nafas Masyarakat

Bakti sosial yang akan digelar besok menjadi simbol bahwa nilai paling sederhana bisa memancarkan pengaruh besar.

Membersihkan pemakaman bukan hanya merawat ruang fisik, tetapi juga merawat ruang batin: tempat di mana kenangan, sejarah, dan kemanusiaan bertemu.

Dengan menggandeng warga dan relawan, kegiatan yang dipelopori DPC & DPRT Karang Bahagia ini diharapkan memperkuat kebersamaan dan menghidupkan kembali budaya gotong royong—jantung masyarakat Indonesia.


Ajakan: Mari bergotong royong. Bawa sapu/sekop bila ada. Alat sebagian disediakan panitia.

— Artikel disusun oleh Jingga News. Hormati privasi makam dan keluarga. Hindari foto close-up nisan; fokus pada kegiatan dan kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *