Demonstrasi Buruh 10 November 2025: Tuntutan UMP, Outsourcing, dan Solidaritas Nasional
Jingga News, Bekasi, (10/11/2025) — Ribuan buruh dari berbagai konfederasi memenuhi jalanan Bekasi dan Jakarta, menuntut keadilan upah dan penghapusan sistem outsourcing. Aksi ini menjadi simbol konsolidasi nasional menjelang penetapan UMP 2026.
Latar Aksi dan Momentum
Menyambut Penetapan UMP
Demo digelar menjelang penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Buruh menuntut kenaikan 15% sebagai respons terhadap inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Gerakan Nasional HOSTUM
Aksi ini merupakan bagian dari kampanye HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah), yang digagas oleh KSPI dan didukung oleh KSPSI, KSBSI, serta elemen mahasiswa.
Titik Aksi dan Skala Massa
Lokasi Strategis
Aksi berlangsung di Kompleks Pemda Bekasi, Gedung DPR/MPR RI, dan kawasan Monas. Diperkirakan lebih dari 10.000 buruh turun ke jalan.
Serikat dan Solidaritas
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menjadi motor utama aksi.
Di antara teriakan dan spanduk ada harapan yang tak pernah padam—bahwa suara dari jalanan akan sampai ke ruang kebijakan.
Lanjut ke halaman berikutnya untuk melihat tuntutan lengkap dan dinamika lapangan yang mengiringi aksi ini.

