Maulid Nabi di Puri Cikarang Hijau: Malam Ketika Cahaya Bershalawat dan Warga Bertaut dalam Kehangatan

Jingga News, Bekasi (15/11/2026) — Di bawah langit malam yang lembut dan angin yang membawa kesejukan musim hujan, Masjid Jami’ Nurul Hasanah di Perumahan Puri Cikarang Hijau berubah menjadi ruang terang penuh syukur, Sabtu malam (15/11). Dari RT 01 hingga RT 07, warga berdatangan, menyatu dalam barisan panjang jamaah yang memadati area masjid.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025 M kembali menjadi momen yang bukan hanya ditunggu, tapi dirindukan.

Sejak selepas Isya, pukul 19.30 WIB, halaman masjid sudah mengalir seperti sungai manusia.

Lampu-lampu memantulkan cahaya kuning yang ramah, dekorasi islami terpasang rapi—semuanya menjahit suasana teduh yang membuat hati otomatis merunduk khusyuk.

Panitia, tokoh masyarakat, hingga para pengisi acara berdiri di posnya masing-masing. Malam itu, Puri Cikarang Hijau benar-benar bershalawat.

Hadirnya Sang Penceramah: Tegas, Jenaka, Berisi Hikmah

Tahun ini, panitia menghadirkan KH. Munawir Ngacir, da’i nasional yang akrab di layar INEWS TV.

Gaya ceramahnya—tegas, renyah, kadang jenaka—menjadi magnet besar bagi jamaah.

Banyak yang sudah menunggu berjam-jam hanya untuk mendengar hikmah yang selalu ia taburkan tanpa berlebih kata.

Pembukaan dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Idris Sardi. Suaranya melengkung halus, tajwidnya rapi, seolah mengangkat suasana ke ruang yang lebih tinggi.

Disusul kemudian Hadroh Sohibul Wathon bersama Gus Aldi, yang membawakan sholawat penuh energi. Dalam sekejap, jamaah larut, mengikuti irama cinta kepada Rasulullah SAW yang menggema di seluruh masjid.

Tokoh Masyarakat Hadir, Dukungan Mengalir

Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi 3, Saiful Islam, SH., MH., serta Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam.

Kehadiran mereka memberikan dukungan moral dan memperlihatkan kepedulian pemerintah terhadap kegiatan keagamaan di lingkungannya.

Ketua Panitia PHBI, Syarifudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur mendalam.

Alhamdulillah, antusiasme jamaah sangat luar biasa. Ini bukti kecintaan warga Puri Cikarang Hijau kepada Rasulullah SAW. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua.”

Ucapan terima kasih juga mengalir dari Ust. Arifin, Ketua DKM; A. Zaenuri, Ketua RW 10; serta seluruh Ketua RT 01–07.

Kerja keras panitia dan hangatnya partisipasi warga menjadi kunci suksesnya acara.

Tausiyah: Meneladani Akhlak, Merawat Persaudaraan

Dalam ceramahnya, KH. Munawir Ngacir mengajak jamaah menjadikan Maulid sebagai pengingat untuk kembali pada akhlak Rasulullah SAW—lembut, jujur, penyabar, dan penuh kasih.

Ia menekankan pentingnya memperkuat ibadah, menjaga ukhuwah, serta memperbarui semangat iman dalam kehidupan sehari-hari.

Humor ringannya sesekali meledakkan tawa jamaah, membuat suasana tetap hidup tanpa mengurangi kedalaman pesan.

Penutup yang Penuh Doa dan Kehangatan

Acara ditutup dengan doa bersama, diiringi suara sholawat yang mengalun seperti gelombang.

Setelahnya, warga berkumpul dalam ramah-tamah, saling menyapa dan bertukar senyum—sebuah momen sederhana yang mengikat kebersamaan.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya menyentuh sisi spiritual, tetapi juga memperkuat harmoni sosial di Puri Cikarang Hijau.

Malam itu, warga tidak sekadar hadir; mereka pulang dengan hati yang lebih hangat dan cahaya cinta Rasul yang lebih terang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *