Sampah Menumpuk di Pinggir Kali Desa Babelan: Ancaman Senyap di Tengah Musim Hujan

LIPUTAN KHUSUS TIM JINGGA NEWS

Jingga News, Babelan, (16/11/2026) — Siang itu, angin yang lewat di tepi kali Desa Babelan membawa aroma yang tak seharusnya.

Tim Jingga News turun langsung menelusuri bantaran kali setelah menerima laporan warga tentang menumpuknya sampah rumah tangga dan limbah lainnya.

Apa yang kami temukan bukan sekadar tumpukan barang buangan—melainkan potret getir dari persoalan lingkungan yang menunggu meledak kapan saja.

Tumpukan Sampah yang Mengkhawatirkan

Di sepanjang bantaran kali, plastik, limbah dapur, hingga sisa-sisa barang rusak tampak seperti karpet kusut yang menempel di tepian air.

Volume sampahnya cukup padat, seolah telah lama dibiarkan tanpa penanganan berarti.

Aliran kali pun tampak semakin sempit, seakan menahan napas menghadapi musim hujan yang mendekat.

Ancaman Banjir dan Penularan Penyakit

Warga sekitar khawatir situasi ini menjadi pemantik banjir. Di musim hujan, sampah yang menumpuk bisa menutup aliran, membuat air meluap dan merendam permukiman.

Lebih dari itu, kondisi ini rawan menjadi sarang penyakit: mulai dari demam berdarah hingga infeksi kulit. Kekhawatiran itu bukan sekadar asumsi—tumpukan sampah dan air tergenang selalu menjadi kombinasi berbahaya.

Menunggu Langkah Tegas Pemerintah Desa dan Kecamatan

Tim Jingga News mencoba meminta keterangan dari Pemerintah Desa Babelan serta pihak Kecamatan Babelan mengenai langkah-langkah penanganan.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap ada tindakan cepat: pembersihan massal, edukasi warga, hingga pengawasan yang lebih ketat terhadap pembuangan sampah liar.

Tanggung Jawab Bersama Agar Lingkungan Tetap Sehat

Liputan ini bukan sekadar laporan—ini pengingat. Kali tidak pernah meminta banyak, hanya ingin mengalir tanpa beban.

Pemerintah setempat dan warga perlu bergerak bersama: menjaga bantaran kali, mematuhi aturan pembuangan sampah, serta memastikan lingkungan tidak dibiarkan menjadi bom waktu.

Karena kebersihan bukan hanya tentang ruang, tetapi tentang martabat hidup bersama.

IMG 20251116 WA0021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *