Proyek SDN 01 Sukaraya Bikin Heboh Warga dan DPRD: Fakta Mengejutkan yang Belum Terungkap
Masyarakat Sukaraya dan LSM Garda-Bekasi menekankan pentingnya pengawasan terhadap proyek revitalisasi SDN 01 Sukaraya.
Meski sidak DPRD Kabupaten Bekasi belum dilaksanakan, rencana pengawasan ini telah diumumkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD, Jaya Marjaya, sebagaimana diberitakan Markaberita.id dan Kabarnusa24.
Tujuan pengawasan adalah memastikan bahwa anggaran dan pekerjaan dikelola sesuai RAB dan spesifikasi teknis.
Permintaan Pengawasan DPRD
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Jaya Marjaya, menegaskan bahwa dokumentasi kontrak dan gambar teknis akan menjadi fokus pengawasan.
Media Intip24news mencatat bahwa DPRD akan memantau seluruh tahapan pekerjaan agar proses revitalisasi sesuai dengan prinsip transparansi anggaran pendidikan nasional.
Warga berharap pengawasan ini akan membantu menegakkan akuntabilitas dan menjaga agar hak murid tetap terpenuhi.
Dalam diskusi publik, masyarakat menekankan bahwa pengawasan bukan sekadar formalitas.
Dengan adanya perhatian DPRD, proyek yang dikelola secara swakelola dapat diikuti perkembangan fisik dan administrasinya.
Mereka mengingatkan bahwa pengawasan DPRD yang efektif akan memastikan proyek berjalan aman, transparan, dan memberi manfaat bagi murid.
Aspirasi Orang Tua dan Komunitas
Orang tua murid berharap fasilitas sekolah lengkap dan layak.
Media Kabarnusa24 menulis bahwa warga meminta semua ruang kelas, toilet, ventilasi, dan penerangan memadai sehingga murid dapat belajar dengan nyaman.
Mereka menekankan pentingnya menjaga hak murid terpenuhi dalam setiap tahap pembangunan.
Selain itu, LSM Garda-Bekasi mengingatkan bahwa setiap dana yang digelontorkan, termasuk dari APBN untuk fasilitas sekolah dasar, harus dipertanggungjawabkan.
Hal ini penting agar masyarakat merasa aman bahwa anggaran publik digunakan secara optimal dan pembangunan membawa hasil nyata bagi pendidikan anak-anak.
Harapan dan Dialog Publik
Forum warga dan sekolah menggelar dialog informal, menekankan peran serta masyarakat dalam mengawal proyek.
Harapan mereka sederhana: ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.
Aspirasi ini sejalan dengan prinsip pendidikan gratis konstitusi dan hak anak belajar sebagaimana diatur dalam regulasi nasional.
Di sela harapan dan kekhawatiran, warga Sukaraya merajut dialog agar revitalisasi SDN 01 Sukaraya bukan hanya proyek fisik, tetapi juga investasi jangka panjang bagi generasi muda.
→ Lanjut ke Halaman Tiga untuk analisis anggaran mendalam, rekomendasi, dan harapan masa depan pendidikan Sukaraya.

