Sore Berubah Duka, Korban Lakalantas Berpulang di Kolong Jembatan Tegal Gede
Jingganews.com | Cikarang — Sore yang seharusnya menjadi penutup hari berubah menjadi kabar duka. Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di kolong Jembatan Tegal Gede, tepat di belokan arah Cibitung, Cikarang, pada Sabtu sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden tersebut merenggut nyawa seorang ibu berusia 54 tahun.
Korban diketahui bernama Sumarsih, warga Jalan Ciherang 5, Perumahan Graha Asri, Cikarang Utara. Saat kejadian, almarhumah mengendarai sepeda motor dengan mengenakan helm merah. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban diduga terserempet sebuah truk hingga terjatuh dan masuk ke kolong truk tronton yang melintas. Benturan keras tak terelakkan, dan korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Penanganan Cepat Aparat
Petugas kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat insiden tersebut. Proses penanganan berlangsung dengan pengamanan area demi kelancaran arus kendaraan.
Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan cukup panjang, khususnya dari arah Lippo menuju Pasir Gombong. Kendaraan tampak melambat, sebagian pengendara memilih berhenti, sementara lainnya berupaya mencari jalur alternatif untuk menghindari penumpukan.
Imbauan Kepolisian
Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan rawan kecelakaan seperti belokan dan kolong jembatan. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Informasi Duka
Jenazah almarhumah Ibu Sumarsih saat ini berada di RS Centra Medika Gombong. Pihak keluarga berencana memakamkan almarhumah di wilayah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya setelah seluruh proses administrasi dan persiapan selesai.
Di bawah jembatan itu, langkah seorang ibu terhenti untuk selamanya. Jalanan kembali ramai, kendaraan kembali melaju, namun duka tinggal lebih lama di rumah yang ia tinggalkan. Semoga almarhumah husnul khatimah, seluruh amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran menghadapi kehilangan yang mendalam.

