PSO Transportasi Publik: Manfaat vs Untung-Rugi bagi Rakyat

Hitung Manfaat, Bukan Untung-Rugi — Narasi Heroik atau Realitas?

Janji besar terdengar mulia, tapi tanpa angka konkret, target jelas, dan indikator terukur, retorika moral bisa berubah menjadi ilusi yang menipu rakyat.

Heroik di Atas Kertas

Pernyataan Presiden bahwa layanan Whoosh harus dinilai dari “manfaat untuk rakyat, bukan untung-rugi” terdengar gagah dan mulia.

Namun, target penumpang sekitar 29.000 per hari belum tercapai (Kompas.id).

Janji heroik ini seolah pilot yang berteriak di ketinggian 42.000 kaki: “Tenang, saya tanggung jawab!” — tapi penumpangnya tetap ikut jatuh jika pesawat gagal mendarat.

Perspektif Pakar Nasional

Djoko Setijowarno menegaskan bahwa evaluasi PSO harus berbasis hasil nyata, bukan angka anggaran semata (NU Online).

Tory Damantoro menambahkan, keberhasilan subsidi publik baru dapat diukur melalui dampak nyata bagi masyarakat, termasuk pengurangan pengeluaran rumah tangga untuk transportasi (Detik Travel).

Agus Pambagio menegaskan bahwa jika target tidak terukur, PSO bisa menimbulkan inefisiensi dan pemborosan fiskal (Detik Travel).

Fakta Lapangan yang Menohok

Penelitian Nur Budi Susanto (UGM, 2023) menunjukkan bahwa layanan kereta PSO antarkota di Jawa memang memenuhi standar minimum, tetapi fasilitas penting masih banyak yang kurang.

Angka besar tanpa dampak nyata membuat janji manfaat bagi rakyat tetap menjadi pertanyaan kritis.

Perspektif Global

Martin Hromádka (Universitas Žilina) menekankan PSO harus didahului analisis pasar dan kebutuhan penumpang (ResearchGate).

OECD menekankan angka besar subsidi publik tidak menjamin keberhasilan; regulasi jelas dan monitoring berkala adalah kunci agar manfaat benar-benar dirasakan masyarakat (OECD).

Aldal M. Ø. (2025) menyoroti bahwa di ASEAN, transportasi publik belum sepenuhnya menjadi prioritas mitigasi iklim, menegaskan risiko janji besar tanpa strategi jangka panjang.

Penutup Romantis & CTA

Seperti cahaya fajar yang menembus kabut, janji heroik terlihat indah, tapi kenyataan dan angka tetap akan membimbing langkah kita.

Pada halaman berikutnya, kita akan menyoroti secara kritis tentang Besar kecilnya anggaran PSO hanya berarti jika layanan nyata, nyaman, dan adil bagi rakyat. Tanpa kualitas dan standar implementasi, angka besar hanyalah simbol kosong.

Next Page

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *