Cireng Mama Fatur Ramai Pembeli di Pasar Malam Puri Cikarang Hijau
Jingga News, Cikarang, Bekasi a— Aroma gurih cireng hangat yang baru diangkat dari penggorengan menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Pasar Malam Puri Cikarang Hijau, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Di antara deretan pedagang kaki lima yang ramai setiap malam, lapak sederhana milik Mama Fatur tampak selalu dipadati pembeli.
Setiap sore hingga malam hari, warga silih berganti mendatangi kios kecil yang berada di samping Masjid Nurul Hasanah.
Cireng buatan Mama Fatur dikenal memiliki cita rasa khas, renyah di luar namun lembut di dalam, sehingga menjadi salah satu jajanan favorit masyarakat sekitar.
Mama Fatur mulai berjualan selepas Magrib dengan jadwal operasional hingga pukul 21.00 WIB. Namun dalam banyak kesempatan, dagangannya justru habis lebih cepat karena tingginya antusiasme pembeli yang datang dari berbagai kawasan sekitar Puri Cikarang Hijau.
Di balik ramainya pembeli, tersimpan kisah perjuangan seorang ibu yang bertahan demi keluarga. Mama Fatur diketahui telah lama menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal sang suami.
Dengan ketekunan dan kerja kerasnya, ia membangun usaha kecil tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sekaligus membiayai pendidikan anaknya, Fatur.
Bagi warga sekitar, Cireng Mama Fatur bukan sekadar jajanan pasar malam biasa. Kehadirannya menjadi simbol perjuangan pelaku usaha kecil yang tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi dan naiknya kebutuhan hidup masyarakat.
“Yang dicari bukan cuma rasanya, tapi juga ketulusan orang yang jualan,” ujar salah seorang pembeli yang rutin datang ke lapak tersebut.
Kisah Mama Fatur menjadi potret sederhana tentang bagaimana usaha kecil mampu tumbuh dari ketekunan, kejujuran, dan semangat bertahan hidup.
Dari sebuah lapak cireng di sudut pasar malam, lahir harapan dan perjuangan seorang ibu demi masa depan anaknya.

